Categories
Perternakan

Budidaya Hewan Kelinci

Budidaya Hewan Kelinci

Budidaya Hewan Kelinci

Pemilihan Bibit Kelinci

Sebelum memilih bibit kelinci, kita harus menentukan terlebih dahulu jenis pekerjaan apa yang akan dilakukan. Seperti yang kita ketahui, kelinci pertanian terdiri dari beberapa breed dan setiap breed memiliki karakteristiknya sendiri. Ada ras kelinci yang menghasilkan wol, kulit, daging, dan ras kelinci hias.

  • Kelinci penghasil wol: angora
  • Breed memproduksi daging kelinci: Chinchilla, Carolina
  • Kelinci penghasil bulu: perak, rex
  • Breed kelinci yang menghasilkan daging dan kulit: Raksasa Flemish, putih Selandia Baru
  • Breed Kelinci Hias: Polandia, Dwarf Belanda, Lop

Setelah jenis usaha telah ditentukan, pilih bibit kelinci yang sesuai. Bibit kelinci dipilih secara hati-hati untuk memastikan bahwa bibit kelinci baik untuk ditanam.
Bibit kelinci yang berkualitas akan dapat menghasilkan banyak anak ayam. Pilih benih yang masih muda dan produktif.

Umur Induk Betina dan Pejantan Siap Kawin

Kelinci betina telah mencapai usia dewasa dan siap kawin dalam 5-6 bulan. Setelah 6-8 bulan, kelinci jantan dapat digunakan sebagai jantan.

Tanda Kelinci Betina Sudah Birahi

Karakteristik kelinci betina sudah bersemangat dan siap untuk kawin, termasuk rahang yang dikurung, urin keruh, sikap gelisah, nafsu makan menurun, genitalia bengkak, dan warna merah yang keras.

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/